Saat ini ada banyak sekali perusahaan yang memproduksi produk yang sama dengan produk perusahaan lainnya. Sehingga mereka harus masuk ke dalam persaingan untuk merebut pasar yang sama. Biasanya hal ini akan menjadi sesuatu yang sulit untuk produk-produk yang masih baru. Bukan hal yang mudah bagi produk baru untuk merebut suatu market karena biasanya orang-orang sudah mempunyai merek yang mereka sukai.

Selain itu konsumen sangat mengutamakan kualitas dari barang yang mereka beli dan mereka biasanya tidak yakin dengan kualitas dari produk yang masih baru. Untuk itu alu biasanya perusahaan-perusahaan yang melepaskan produk baru akan melakukan promosi secara besar-besaran. Hal ini ditujukan untuk membangun image bahwa produk mereka dibuat oleh perusahaan yang yang bonafit sehingga produk tersebut akan dianggap berkualitas oleh masyarakat.

Hanya saja biasanya masyarakat tetap berusaha mencari sertifikat yang menyertai suatu produk untuk mendapatkan jaminan keamanan ataupun kepuasan dari produk yang mereka beli. Misalnya untuk orang yang membeli produk makanan biasanya mereka akan mencari sertifikat halal ataupun sertifikat BPOM. Sedangkan untuk produk-produk pemakaian berulang biasanya orang akan mencari logo SNI ataupun sertifikat ISO.

Di sini saya mau menjelaskan tentang sertifikat ISO ini. Kenapa sertifikat ISO ini sering sekali kita temukan tertulis pada label yang ada di berbagai produk. Entah itu anda membeli satu rim kertas atau membeli produk-produk lainnya anda akan cukup sering menemukan tulisan sertifikat ISO ini. 13 tiso adalah suatu jaminan mutu yang berstandar internasional. Ada berbagai jenis sertifikat ISO yang beredar di pasaran saat ini namun yang paling umum kita kenal adalah sertifikat ISO 9001.

Sertifikat ISO 9001 adalah sertifikat ISO yang terkait dengan manajemen mutu suatu produk. Jadi biasanya sertifikat ISO 9001 ini adalah yang paling terkait dengan kebutuhan konsumen. Anggap saja sebuah perusahaan yang memproduksi lampu akan lebih mudah untuk menawarkan produk-produk mereka di toko-toko elektronik jikalau produk mereka dilengkapi dengan sertifikat ISO. Biasanya toko-toko juga tidak sembarangan mengambil produk baru jikalau tidak dilengkapi dengan sertifikat.

Hal itu dikarenakan toko-toko ini juga berusaha menjaga kepuasan dari pelanggan mereka. Jadi sertifikat ISO ini akan sangat membantu pekerjaan dari tenaga marketing perusahaan tersebut. Untuk itulah ada banyak sekali perusahaan yang berusaha mendapatkan sertifikat ISO untuk produk mereka. Jika saat ini anda tertarik untuk mendaftarkan produk anda dalam proses sertifikasi ISO 9001 maka anda bisa menghubungi sebuah lembaga sertifikasi ISO. Lembaga sertifikasi ISO inilah yang akan memproses pembuatan sertifikat ISO untuk produk anda.

Anda bisa menghubungi konsultan ISO yang akan berkunjung ke perusahaan anda dan melakukan audit untuk semua aspek didalam perusahaan anda. Penilaian bukan hanya mencakup proses produksi saja tetapi juga mencakup sistem manajemen di dalam perusahaan tersebut. Jika perusahaan anda tidak memenuhi standar yang ditetapkan untuk industri anda maka tentunya perusahaan anda tidak akan mendapatkan sertifikat ISO ini.

Perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi standar biasanya akan diberikan rekomendasi perbaikan untuk mereka lakukan. Lembaga sertifikasi ISO akan memberikan waktu tertentu untuk melakukan perbaikan ini. Jika perbaikan tidak bisa dilakukan maka tentunya perusahaan anda tidak akan mendapatkan sertifikat ISO tersebut. Tetapi jikalau pulsa anda bisa memenuhi standar tersebut maka anda akan mendapatkan sertifikat ISO yang bisa anda gunakan untuk 3 tahun kedepan. Anda harus melakukan perpanjangan sertifikat ISO ini setiap tiga tahun untuk memastikan perusahaan anda terus menjaga kualitas yang sudah ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *